evida's posts with tag: zikrulmaut

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag zikrulmaut
Blog EntryBila saat itu tiba .........Mar 15, '07 2:52 AM
for everyone

MPers.............

Membaca postingan tentang rumah masa depan mbak budi yati kemarin itu, membuat saya teringat dengan sebuah kisah yang saya alami sendiri.

Saya jadi ingin sedikit cerita. Beberapa waktu lalu saya dan keluarga pergi ke Taman Ume yang terletak di Ibaraki, Osaka.  Niatnya mo hanamian (tapi udaranya dingin banget jadinya kayak winteran gituh) dan ngajak Icha main di Koen yang jumlahnya banyak disitu.  Sampai sana bunganya memang sudah banyak yang rontok tapi gak apa2 soalnya masih disisain beberapa pohon yang masih dapat dilihat keindahan umenya.
 
Nah, waktu saya sedang asyik jeprat jepret sang ume, tiba2 saya melihat peristiwa yang bikin hati saya sangat tersenuh sekaligus ngeri. Saat itu ada seorang perempuan kira2 berusia 20 tahunan sedang mendorong kursi roda yang dinaiki neneknya yang renta. Sangat renta malah, mungkin umurnya sekitar 90 tahunan.  Si perempuan yang mungkin cucunya ini terlihat gembira menunjukkan ume2 cantik kepada neneknya sambil bercerita.  Tapi tak lama kemudian si perempuan tadi terlihat bingung bercampur kaget melihat neneknya yang tiba2 terlelap. Ditepuk2i pipi si nenek dengan pelan. Diciumi si nenek dengan lembut tapi si nenek tidak menunjukkan tanda apapun. Tetap terlelap. Sampai akhirnya si perempuan sedikit kencang mengatakan `okite....okite...okite...` seraya mengguncang bahu si nenek. Tapi si nenek tetap tidak bergerak.  Si perempuan pun menangis. Ada raut sedih, namun tepancar juga keikhlasan dari sorot matanya yang penuh dengan air mata.
 
Sungguh, saat itu, saya yang hanya berjarak mungkin dua meter dari si perempuan dan neneknya hanya diam terpaku. Bisu tanpa bisa berbicara sepatah kata apapun dan lumpuh tiada bisa bergerak sedikitpun.  Tapi mata ini jelas melihat wajah si nenek yang terlelap dengan senyum.  
 
Saat itu... sungguh saat itu, saya berada begitu dekat dengan malaikat maut. Saya diingatkan kembali akan kematian yang pasti menghampiri setiap insan manusia. Meski ini membuat saya takut tapi sungguh hati saya tersentuh dan banyak mendapat pelajaran. Jikalau maut sudah datang menjemput maka tidak ada satupun yan bisa menghentikannya, tidak bisa memajukan dan tidak pula bisa memundurkan.
 
Hanya satu mungkin pengharapan. Dapatkah kita berpulang dalam keadaan khusnul khatimah. Setidaknya dengan senyuman seperti si nenek tadi, sebagai tanda kita sudah siap bertemu dengan Sang Khalik dan siap mempertanggungjawabkan segalanya
 
Salam Cinta. Semoga hari ini indah untuk semua

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.