evida's posts with tag: true story

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag true story
Blog EntryBelajar dari Seorang PemulungJan 31, '07 12:12 AM
for everyone

Di komplek perumahan tempat orangtua saya tinggal, suka ada pemulung yang rajin menjambangi tempat pembuangan sampah. Laki-laki dan sudah berumur namun masih cekatan mengais sampah untuk mencari sesuatu yang menurutnya masih bisa dijual.

Namanya Pak Karim. Beliau suka tersenyum kepada semua orang tak terkecuali kepada saya. Mungkin karena pembawaannya yang ramah, banyak juga ibu2 komplek yang memakai jasanya. Entah itu menyapu halaman rumah ataupun memangkas pohon2 yang mulai ditumbuhi benalu.

Ibu saya ternyata suka juga memakai jasanya. Keluarga kami tidak punya pembantu karena anaknya lima orang perempuan sudah pada besar jadi bisa diberdayagunakan untuk membantu mengerjakan pekerjaan rumah. Tapi kadang2 saat anak2nya sibuk dan tak ada waktu membantunya, maka jasa Pak Karim pun dipakai. Maklum saja, halaman rumah ortu saya lumayan luas dan berbagai macam pohon buah pun ada seperti mangga, nangka, jambu air, belimbing wuluh dan srikaya. Tak ayal sampah dedauan selalu berserakan tak kenal waktu.

Pak Karim kerjanya cepat, rapih dan upahnya pun murah. Kadang hanya dikasih makan siang dan rokok pun tak apa baginya. Tak pernah mengeluh. Tapi ibu saya selalu menyelipkan selembar dua lembar uang puluhan ribu disakunya, tidak sampai hati karena Pak Karim punya keluarga yang harus dihidupi.  Pak Karim juga suka berbagi cerita kepada ibu saya yang kemudian oleh ibu saya diceritakan kembali ke anak2nya. Salah satunya adalah prinsip hidup yang dimilikinya.

Bagi Pak Karim, bukan hal memalukan menjadi seorang pemulung. Ia sadar bahwa pekerjaan ini lah yang hanya bisa dia lakukan, tanpa modal uang. Ia sadar dirinya miskin dan orang kampung yang tidak memiliki pendidikan. Daripada mengemis yang mengandalkan belas kasihan orang, memulung baginya merupakan pekerjaan yang jauh terhormat. `Saya bukan pemalas. Saya masih punya tenaga untuk bekerja`, katanya. 

Ia pun membawa istri dan anaknya untuk tinggal bersama. Menurutnya, tidak baik meninggalkan keluarga begitu lama padahal dia lah yang bertanggung jawab memenuhi segala kebutuhan keluarganya, meski lewat cara memulung. Baginya, tinggal bersama keluarganya merupakan kebahagiaan yang tak ternilai walaupun hidupnya tidak berkecukupan.

Salut saya dengan Pak Karim. Mungkin karena prinsip yang dipegang membuat dirinya begitu semangat menjalani hidup ini, mengais sampah, dan berjalan dengan senyum.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.