evida's posts with tag: kyoto
 Toko recycle atau toko barang seken atau toko barang loak ternyata banyak juga loh di Kyoto sini. Hampir disetiap jalan saya bisa menemukannya. Dan toko Aircus Circus ini adalah toko recycle yang letaknya paling dekat dengan rumah saya yaitu di Nishioji Oike dori, lima menit perjalanan naik sepeda dari rumah. Di toko ini, hampir semua jenis barang tersedia, mulai dari baju berdasarkan musim dari yang bermerek sampai abal-abal, sepatu, keramik jepang, alat2 elektronik, patung, lukisan, assesoris perempuan, tas, boneka, furniture kayu, sepeda, sampai kimono tersedia. Dari barang yang harganya 10 yen sampai yang harganya 100 ribu yen juga ada *80 rupiah - 80 juta rupiah*. Barang2 yang dijual pun masih dalam keadaan bagus dan layak pakai, bahkan kalo kita pintar milihnya gak akan terlihat kalo barang itu loakan atau barang seken. Saya biasanya suka lihat macam dan beli pernak pernik yang berhubungan dengan Jepun, secara yang berbau Jepun dan homemade, harga barunya luar biasa mahalnya untuk ukuran kantong saya. Seperti yang saya pernah tulis tentang bazaar bahwa orang Jepun itu konsumtif, mereka terus membeli barang baru dan menjual barang lamanya. Itu tidak sekedar mengikuti trend semata tapi juga turut membantu menstabilkan perekonomian mereka. Wajar juga kalau mereka memiliki GNP perkapita yang besar karena pengeluarannya pun cukup besar :-) Saya pernah beli sepatu boots kulit warna hitam yang kebetulan banget pas di kaki saya. Barangnya bagus banget meski bukan kulit asli tapi kalo pakai ini kaki rasanya hangat dan nyaman dan lagi kokoh ketika dipakai. Harganya hanya 700 yen atau sekitar 60 ribu rupiah saja dan untungnya pas saat saya beli sedang ada sale atau discount 30% untuk produk baju dan sepatu. Alhasil boots itu saya beli dengan harga 500 yen atau 40 ribu rupiah saja. Whoaaaa..... seneng banget meski sebenarnya saya lebih suka pake sepatu kets dibanding boots, yang penting punya lah, hehehehe................  Saya suka sekali dengan adanya recycle shop ini. Gak cuma bantu saya beli barang-barang murah tapi juga buat hiburan mata alias window shopping. Maklum deh di Kyoto sini hampir gak ada mall besar seperti di Indonesia yang menjamur. Jadi ini bisa dijadikan tempat hiburan buat keluarga kami. Syukur2 dapat barang murah yang diinginkan. Alhamdulillah Kalau ada yang mau jalan2 ke Kyoto apalagi suka berburu barang murah, gak ada salahnya mencoba masuk ke recycle shop seperti ini :-) 
 Hampir sebulan sekali atau bahkan dua kali, biasanya di minggu awal setiap bulannya, di Shiyakusho-mae alias balai kota Kyoto selalu diselenggarakan bazaar murah. Barang-barang yang dijual seperti pakaian, sepatu, boneka, sampai peralatan rumah tangga semuanya dengan harga yang sangat murah. Barang-barang yang dijual pun kebanyakan dalam kondisi yang masih sangat bagus. Terkadang kalau kita pintar memilih, tidak ada orang yang tau kalo itu adalah barang bekas/seken. Saya termasuk pengunjung setia bazaar ini meski setiap datang gak harus membeli sesuatu. Orang jepang itu adalah orang yang konsumtif. Mereka banyak sekali membeli barang yang kemudian jika sudah tidak ngetrend atau muncul lagi produk baru, yang lama pasti dijual dengan harga super miring, gak tanggung-tanggung. Saya pernah membeli boneka elektrik Pooh yang masih dalam kondisi baik sekali lengkap dengan baterainya, hanya dijual seharga 30 yen saja atau sekitar 2400 rupiah saja. Bayangkan saja, itu harga barunya di toko bisa mencapai 3000-4000 yen. Beruntung banget saya. Bahkan saya pernah membeli mainan anak laki-laki saya seperti boneka ultraman, robot-robotan dengan material plastik keras yang mahal haya dengan 100 yen perbuahnya, bahkan saya membeli 7 buah dihargai dengan 500 yen saja. Padahal kalau harga barunya saja perbuah bisa mencapai ribuan yen. OOO.... betapa beruntungnya saya  Kata suami saya, bazaar seperti ini merupakan mekanisme pasarnya orang jepun untuk tetap menstabilkan perekonomian mereka. Mereka membuang produk lama dan terus membeli produk baru, perekonomian tetap jalan karena demand dan supply terus berjalan dan tidak tersendat. Hebat yah... Kalo untuk keluarga saya yang penghasilannya rata-rata, bazaar seperti ini sangat bagus sekali. Memiliki barang bagus dengan harga miring meski itu produk lama :-) 
 | Category: | Restaurants | | Cuisine: | Japanese / Sushi | | Location: | Oike Dori, Nijo -eki chikaku |
Ini tempat makan sushi favorite. Kenapa?? Soalnya dekat dari rumah dan harganya murah meriah. Cuma dengan bersepeda sekitar 10 menit bisa menyantap sushi yang satu porsi isi dua pcs hanya dengan harga 105 yen, sudah termasuk pajak.
Sebaiknya datang kesini jangan di waktu jam makan siang atau di malam hari setelah jam 6 sore, pastinya gak akan dapat tempat dan harus ngisi waiting list yang puanjaaaanngg banged :-) Pernah udah lamaaa nunggunya sampe kesel, eeeh ternyata pas di cek masih di urutan ke-40 daftar tunggu. Gak sanggup deh nunggunya, mendingan pulang aja, hehehe............
Enaknya makan di kaiten sushi ini kita tinggal ambil sushi yang kita sukai yang asyik jalan2 sendirian disamping kita. Ada juga es krim, puding, sampai buah. Biasanya kalau ke sini, sushi favorit saya itu yang toppingnya tuna, cumi, salmon, dan unagi shusi. Sedangkan suami itu pasti selalu ngambil ebi sushi. Icha itu sukanya salmon dan tamagoyaki sushi plus es krim dan sepotong melon. Si Jaja karena blom bisa makan sushi mentah jadi biasanya saya kasih tamagoyaki sushi plus futomaki sushi tapi yang isinya telur dadar. Asyiknya disini disediain teh hijau favorit saya gratis, gak bayar biar saya minumnya sampe bergelas-gelas gitu :-)
Makan di Kaiten Sushi ini ada dampak negatifnya loh, borosss!!! Soalnya kita gak bakalan sadar karena harga murah yang ditawarkan. Bayangin aja, tau-tau kita udah ngabisin 40 piring satu keluarga, hihihi............. Gak sadar soalnya kalo udah abis itu piring langsung dicemplungin ke kotak piring yang ada mesin penghitungnya. Nah di kotak itu tertera jumlah porsi sushi yang udah kita makan. Pokoknya hati-hati deh, kudu sadar diri makan disini, hehehe.....
Enaknya di Kaiten Sushi Fleets ini bersebelahan sama toko 100 yen yang ngejual aneka barang, sayuran, snack, minuman, dan segala macem deh sampe time zone juga ada dan semuanya seharga 105 yen termasuk pajak. Jadi abis makan kita bisa belanja.
Buat yang mau jalan2 ke Kyoto, jangan lupa mampir ke Fleets Kaiten Sushi ini. Enak looh!!!
Ini fotonya ngambil di answer.com, lupa foto soalnya, ntar deh laen kali kalo ke sana di foto lagi :-)

|  | Hari ini sengaja jalan-jalan untuk mencari salju. Kenapa koq salju dicari-cari yah?? Soalnya memang untuk memenuhi janji ke nenek-kakek-nya anak2 yang ingin melihat winter kali ini di Kyoto. Berhubung saya tinggal di pusat kota, yang saljunya tiap kali turun langsung meleleh, maka diputuskanlah untuk jalan ke daerah pinggiran kyoto yang masih pegunungan, Kurama.
Dari awal perjalanan di rumah salju sudah turun rintik-rintik, wuiihh kebayang bakalan tebal saljunya di sana. Dan ternyataaaa............... di Kurama saljunya melebihi dari yang kita harapkan, apalagi ditambah hujan salju yang lebat. Hampir semua foto yang kita ambil untuk mengabadikan momen salju ini hasilnya bagus untuk dikirim dan diceritakan kepada si nenek-kakek di Indonesia. Pokoknya senang banget lah, fun sampe akhirnya kita pulang karena si Icha udah nangis gara2 tangannya kedinginan gara2 megang salju terus menerus, hihihi.................
Ingin berbagi kebahagiaan dengan MP-ers, selamat menikmati !
Salju itu ternyata indaaaaahhh dan romantiiisss............. |
| |